Home / Headline / Tekno

7 Aplikasi Peta Android berbasis OpenStreetMap dengan Navigasi Kendaraan

Pranatahouse.com - 23/02/2024

7 Aplikasi Peta Android berbasis OpenStreetMap dengan Navigasi Kendaraan

Penulis : Editor

Saat ini ada banyak aplikasi peta yang dapat kita gunakan di Android ada yang gratis, terbuka dan juga berbayar. Pada tulisan kali ini penulis membahas mengenai apliasi peta di Android yang menggunakan data OpenStreetMap sebagai basisnya.

OpenStreetMap (OSM) merupakan database peta sumber terbuka yang dapat diakses oleh siapa saja. Data pada peta ini dikembangkan oleh komunitas yang tersebar di berbagai negara.

Nah, dari data yang terbuka itu kemudian munculah banyak pihak ketiga yang mengembangkan aplikasi peta untuk keperluan navigasi, berikut adalah 7 diantaranya yang sudah penulis gunakan.

OsmAnd

Aplikasi peta yang satu ini selain menggunakan peta berbasis OpenStreetMap juga dikembangkan menggunakan pola yang sama, yakni berbasis open source (terbuka) dan sampai sekarang masih dikembangkan.

Baca juga: Custom Rendering Style untuk Aplikasi Peta OsmAnd Android

Peta ini juga mendukung banyak tema peta, salah satunya yang penulis buat dengan nama ph-maps. Selain tema kita juga dapat mengganti icon navigatornya, namun terbatas hanya pada pilihan kursor, panah atau mobil.

Kemampuan navigasinya saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh kelengkapan data pada peta yang digunakan tanpa menggabungkan data kepadatan lalu lintas, sehingga waktu tempuh yang ditampilkan mungkin saja akan ada perbedaan yang cukup signifikan.

Namun untuk penentuan rutenya sampai dengan versi terkini mampu memberikan rute terbaik sesuai kondisi petanya. Selain itu, aplikasi ini juga sudah mendukung panduan suara navigasi berbahasa indonesia.

Selain navigasi, aplikasi ini juga memungkinkan kita menggunakannya untuk hiking karena petanya dapat disimpan secara offline. Kelebihan lainnya dari aplikasi ini adalah data peta-nya lebih cepat update dibandingkan lainnya.

Hal yang perlu menjadi perhatian pada saat menggunakan aplikasi ini adalah tampilannya yang mungkin tidak terlihat sederhana saat pertama kali digunakan, karena punya banyak opsi pengaturan dan menu. Namun, karena terus dikembangkan perubahan terhadap 1 aspek dan lainnya sangat mungkin terjadi.

Baca juga: Menambahkan Lokasi Bisnis di Peta Gratis OpenStreetMap

 

Offline Map Navigation

Aplikasi ini juga merupakan aplikasi yang menggunakan OpenStreetMap sebagai basis datanya. Tampilannya cukup sederhana. Sama juga seperti OsmAnd kemampuan navigasi peta ini untuk di Indonesia belum memiliki data kepadatan lalu lintas sehingga data waktu tempuh yang diberikan bisa jadi tidak mendekati realitanya.

Navigasi yang didukung berupa mobil, sepeda dan jalan kaki. Ini termasuk juga dukungan untuk penggunaan peta secara offline. Saat penulis coba aplikasi peta ini belum memiliki kemampuan navigasi berbahasa indonesia.

 

Baca juga: 3 Aplikasi Peta Offline di Android dengan Navigasi Bahasa Indonesia

MapFactor Navigator

Ini merupakan aplikasi peta gratis yang menyediakan 2 jenis data peta, yakni OpenStreetMap (gratis) dan TomTom (berbayar). Pada tahap awal penggunaannya kita akan langsung diminta untuk mengunduh peta offline nya.

Aplikasi ini menyediakan kemampuan navigasi untuk mobil, pejalan kaki dan pesepeda. Namun terkait panduan suara, saat penulis coba belum mendukung bahasa indonesia.

 

Karta GPS Offline Maps Nav

Baca juga: Aplikasi Dark Sky Weather versi Android Tidak Dapat Lagi Diinstal

Pada saat penggunaan aplikasi pertama kali, kita akan langsung diminta untuk mengunduh peta offlinenya, jadi pastikan kita memiliki koneksi yang cukup lancar untuk menyelesaikan downloadnya.

Kemampuan navigasi yang didukung saat penulis coba adalah untuk mobil dan pejalan kaki dengan panduan suara yang sudah mendukung bahasa Indonesia. Secara penggunaan aplikasinya cukup sederhana dan tema peta nya juga mirip dengan Google Maps versi 2023 kebawah jadi cukup membantu bagi kita yang terbiasa menggunakan Google Maps.

Selain tema, kita juga dapat mengganti icon navigatornya berupa mobil atau lainnya. Pemilihan iconnya ada yang gratis dan juga berbayar. Kepadatan lalu lintas juga tersedia pada peta ini, namun hanya tersedia gratis selama 6 bulan, untuk selanjutnya berbayar.

 

Maps.Me

Ini merupakan aplikasi yang sempat populer pada awal kemunculannya karena menawarkan kemampuan perutean yang termasuk cepat untuk mencari arah ke suatu titik.

Kemampuan navigasinya juga mendukung banyak pilihan seperti mobil, transportasi umum, sepeda dan pejalan kaki. Terkait suara navigasi, peta ini sudah mendukug navigasi berbahasa indonesia.

Pada penggunaan, pada saat awal penggunaan kita akan langsung diminta untuk mengunduh peta offline sesuai lokasi kita berada. Ukuran petanya cukup besar jadi pastikan kita memiliki koneksi internet dan paket data yang cukup.

Pada pengembangannya, aplikasi ini sempat dibuat terbuka (open source), namun setelah berganti kepemilikan saat ini aplikasi ini bersifat gratis.

Aplikasi ini juga memiliki beberapa pilihan tema baik pada mode terang ataupun gelap, termasuk kemampuan menampilkan bangunan 3D.

Pada versi terkini dari aplikasi ini telah mendukung informasi lalu lintas berupa keberadaan polisi dan kamera. Namun belum untuk data kepadatannya.

 

Organic Maps

Aplikasi ini merupakan hasil turunan dari Maps.Me versi terbuka (open source). Saat ini sedang aktif dikembangkan oleh komunitas dan beberapa kali masuk dalam kegiatan GSoC (Google Summer of Code). GSoC merupakan event tahunan yang sering diadakan oleh Google untuk mendukung pengembangan aplikasi terbuka (open source).

Oleh karena berbasis Maps.Me, kemampuan yang ditawarkanpun mirip. Perbedaannya pada segi tampilan dan kemampuan untuk menampilkan informasi lalu lintas.

Update untuk peta pada aplikasi ini saat ini mengikuti update dari aplikasinya. Artinya, setiap kali aplikasi ini diupdate umumnya bulanaan akan ada update juga untuk data petanya. Hal ini mungkin saja berubah seiring pengembangannya yang semakin baik.

 

Magic Earth

Aplikasi ini termasuk aplikasi yang tergolong baru, yang dirilis pertama kali sekitar tahun 2015. Dari semua aplikasi diatas, aplikasi ini termasuk aplikasi yang memiliki kemampuan navigasi paling lengkap karena selain menggunakan data peta juga ada informasi lalu lintas yang digunakan untuk menentukan rutenya.

Selain itu, juga sudah mendukung navigasi suara berbahasa indonesia. Mengenai pilihan kendaraan juga lebih banyak, yakni ada rute untuk mobil, truk, transportasi umum, pejalan kaki dan pesepeda.

Terkait tema, aplikasi ini juga mendukung banyak tema dan yang terbaru yang penulis gunakan saat ini temanya juga mirip dengan tampilan baru Google Maps dengan jalannya yang agak gelap kontras dengan versi sebelumnya.

Aplikasi ini hanya tersedia secara gratis dan bukan termasuk aplikasi terbuka (open source). Selain itu, kita juga tidak perlu mendaftar untuk menggunakan aplikasi ini.


Ingin berdonasi? Silakan klik tombol di bawah ini. 👇
Punia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Post comment